WISATA KULINER TERBAIK MALANG BATU

WISATA KULINER TERBAIK MALANG BATU

WISATA KULINER TERBAIK MALANG BATU

WISATA KULINER TERBAIK MALANG BATU

  1. Bakso President

Bagi pelancong yang kerap mengunjungi Malang, Bakso President adalah tempat kuliner Malang yang paling legendaris dan wajib untuk dikunjungi. Di tempat kuliner Malang ini, Anda bisa menikmati aneka olahan bakso khas Malang yang rasanya sudah pasti autentik dan juara. Ada bakso bakar yang diolah dengan bumbu khas, bakso dengan jeroan, dan bakso orisinal yang rasanya akan membuat Anda ketagihan.

Kedai Bakso President terletak di Jalan Batanghari No. 5 Malang. Lokasinya berada di pinggir rel kereta, sehingga saat ada kereta lewat, Anda bisa merasakan sensasi bergetar yang cukup kuat.

Bakso President buka setiap hari mulai pukul 08.00-21.30. Kalau Anda ingin datang dan menikmati kuliner Malang yang satu ini, disarankan untuk datang lebih pagi terutama pada akhirnya pekan. Kedai ini cukup ramai sehingga kadang Anda harus antre tempat duduk untuk makan bakso yang memiliki kisaran harga Rp10.000-25.000 ini.

  1. Pecel Kawi

Bagi masyarakat Jawa Timur, pecel sudah menjadi kuliner khas yang biasanya disantap pada pagi hari. Di Malang sendiri, pecel sudah berkembang dengan pesat dan salah satu tempat kuliner Malang yang terbaik adalah Pecel Kawi yang terletak di Jalan Kawi atau dekat dengan perempatan arah Jalan Besar Ijen.

Pecel Kawi buka pertama kali pada tahun 1975. Sejak puluhan tahun silam, kedai ini terus menyajikan hidangan pecel yang autentik, lengkap dengan lauknya yang beragam. Di tempat wisata kuliner di Malang yang satu ini, Anda bisa menikmati tempe, tahu, ayam goreng, jeroan sapi, hingga empal yang digoreng garing dan rasanya sangat gurih.

Selain menjual pecel, tempat kuliner Malang yang selalu ramai dikunjungi saat jam sarapan ini juga menjual lodeh, rawon, dan aneka makanan tradisional Jawa lainnya. Untuk harganya cukup bervariasi tergantung apa yang Anda pesan. Untuk paket pecel lengkap harganya tidak sampai Rp20.000 per porsi.

  1. Hot Cui Mie

Selain bakso, makanan khas Malang yang terus ada dan dikenal oleh masyarakat luas adalah cwiemie atau cui mie. Olahan mie yang diolah secara tradisional ini cukup banyak muncul di kawasan Malang. Namun, yang paling khas dan autentik adalah Hot Cui Mie yang terletak di kawasan Jalan Kawi Atas dan menempati sebuah ruko kecil yang selalu ramai dikunjungi oleh para pengunjung.

Kuliner Malang ini buka setiap hari dari pukul 10.00 hingga 22.00. Kalau Anda ingin makan di sini disarankan untuk datang lebih pagi atau menghindari masa liburan panjang. Saat hari libur, Anda harus mengantre cukup lama atau beralih ke cabang lain dari kedai ini yang terletak di salah satu mal.

Hidangan di Hot Cui Mie cukup beraneka ragam. Aneka olahan mie yang ditawarkan memiliki cukup banyak pilihan topping dengan harga mulai dari Rp20.000-an. Selain mie, juga ada pilihan menu lezat lainnya seperti nasi goreng, kwetiau, dan hot plate. Terakhir, Anda juga harus mencoba mie dengan mangkuk kulit pangsit yang gurih dan bisa dimakan.

  1. Toko Oen

Toko Oen juga merupakan kedai paling tua di Malang yang menyajikan kuliner khas Eropa yang resepnya tidak berubah sejak dahulu kala. Tempat wisata kuliner di Malang yang satu ini terletak di Jalan Basuki Rahmat atau kurang lebih 50 meter dari alun-alun. Di sini Anda bisa menyantap aneka es krim buatan tangan yang rasanya nikmat meski harganya bisa dibilang cukup menggigit bila dibandingkan dengan harga es krim pada umumnya.

Ada cukup banyak olahan es krim yang ada di sini. Anda bisa memilih rasa cokelat atau vanila dengan beberapa kombinasi rasa. Selain es krim, kedai yang selalu ramai dikunjungi oleh bule ini juga menyajikan aneka nasi goreng khas Malang, aneka kudapan manis, dan juga steak dengan daging pilihan.

Toko Oen tidak hanya menyajikan kuliner Eropa kuno yang menggoyang lidah. Desain interior bangunan yang dibuka sejak 1920 ini juga klasik. Saat mampir ke tempat wisata kuliner Malang ini, Anda bisa menikmati suasana kuno sembari menyantap es krim dan bernostalgia ke masa-masa kejayaan Malang di masa lalu.

  1. Pos Ketan Legenda

Dibuka pertama kali pada tahun 1967, kedai yang menjual aneka olahan ketan ini cukup laris di kalangan pelancong. Letaknya yang strategis dan cuma beberapa meter dari Alun-alun Batu membuat tempat kuliner Malang ini tidak pernah sepi oleh pengunjung. Bahkan, Anda harus antre cukup lama untuk mendapatkan satu porsi ketan dan mendapatkan tempat duduk yang nyaman.

Kedai ini buka pada pukul 10.00 dan tutup pada pukul 02.00 setiap harinya. Agar tidak begitu antre, Anda bisa datang lebih sore atau menjelang dini hari. Biasanya kedai mulai sepi dan Anda bisa dengan leluasa memilih menu andalan sembari menikmati udara Batu yang sangat dingin di malam hari.

Pos Ketan Legenda yang sering menjadi tempat nongkrong anak muda ini memiliki cukup banyak olahan ketan. Ada ketan bubuk orisinal, ketan cokelat, hingga ketan dengan durian yang rasanya sangat nikmat. Anda bisa mencoba aneka ketan yang ada dengan harga sekitar Rp10.000-an belum dengan minuman andalannya seperti susu jahe segar dari peternakan sapi di Batu.

  1. Rawon Nguling

Malang juga memiliki kuliner jenis rawon yang sangat legendaris. Terletak di Jalan Zaenal Arifin, Rawon Nguling berhasil menjadi salah satu kuliner Malang yang terbaik. Kuliner yang mengolah daging sapi dengan bumbu rempah ini cocok sekali disantap saat sarapan atau makan malam. Apalagi kuah rawon ini cukup nikmat hingga Anda akan menyeruputnya hingga habis.

Yang menjadikan Rawon Nguling berbeda dengan rawon kebanyakan adalah daging yang menjadi isiannya. Biasanya kedai rawon menyajikan daging yang cukup alot karena tidak memotong serat. Daging pada rawon ini cukup empuk dan diiris besar-besar. Satu porsi rawon akan membuat Anda puas menikmati daging dan juga kuahnya yang istimewa.

Satu porsi rawon istimewa lengkap dengan nasinya dibanderol seharga Rp40.000. Meski terdengar cukup mahal, Anda akan puas dengan banyaknya daging dan juga rasanya yang juara. Untuk pendamping rawon, Anda bisa menyantap tempe, mendol, perkedel, babat goreng, dan juga empal daging yang gurih dan tidak terlalu alot.

  1. Rumah Makan Cairo

Rumah Makan Cairo yang terletak di Jalan Kapten Pierre Tendean ini buka dari pukul 08.00 hingga 22.00. Kedai yang buka sejak tahun 1953 ini menyajikan kuliner khas Timur Tengah yang sangat khas dan autentik. Anda bisa menyantap berbagai olahan makanan yang terbuat dari kambing dan menggunakan bumbu-bumbu yang sangat kuat.

Kuliner Malang yang satu ini menyediakan beberapa menu andalan yang akan membuat siapa saja ketagihan. Ada kambing guling yang rasanya gurih dan sama sekali tidak amis. Selanjutnya ada sate dan aneka nasi seperti nasi kebuli, nasi briyani, dan nasi mandhi. Selain olahan khas Timur Tengah, daging kambing juga diolah menjadi krengsengan dengan cita rasa lokal.

Harga makanan di sini bervariasi dan bergantung pada jenis dan juga banyaknya bahan yang digunakan. Paling murah ada nasi gulai dan kikil dengan harga Rp20.000. Menu dengan jenis sate kambing dan krengsengan dibanderol mulai dari Rp40.000-an satu porsi. Selain makanan besar yang bisa disantap di sini, kedai ini juga menyediakan menu ringan seperti martabak.

  1. Putu Lanang

Malang juga masih memiliki jenis kudapan manis seperti kue putu yang gurih dan memiliki isian gula merah yang manis. Untuk mendapatkan kue putu yang rasanya juara dan telah ada sejak puluhan tahun lalu, datanglah ke kawasan Jalan Jaksa Agung Suprapto atau kawasan Celaket dekat dengan gang buntu. Di sana sana penjual Putu Lanang yang sudah menjajakan dagangannya sejak tahun 1935.

Putu Lanang yang disajikan di sini diolah dengan cara tradisional. Kue yang terbuat dari tepung beras ini dikukus satu per satu sebelum disajikan dengan parutan kelapa muda dan juga gula merah yang telah dicairkan. Salin Putu Lanang, tempat wisata kuliner di Malang ini juga menjual aneka makanan tradisional seperti cenil dan juga lupis.

Harga satu porsi Putu Lanang adalah Rp10.000 saja. Tempat kuliner Malang ini buka sejak pukul 18.00 dan tutup hingga habis. Usahakan datang ke sana sedini mungkin agar tidak antre atau kehabisan kue putu yang sangat melegenda ini.

  1. Pia Mangkok

Kalau Jogja memiliki Bakpia Patok yang sering kali dijadikan oleh-oleh khas Jogja, Malang memiliki Pia Mangkok yang sudah sangat melegenda. Terbuat dengan bahan-bahan terbaik dan dikerjakan secara tradisional, kuliner Malang ini selalu menjadi oleh-oleh wajib yang harus Anda beli ketika mengunjungi Malang.

Pia Mangkok memiliki bungkus yang unik. Kue yang telah dipanggang hingga keemasan ini dimasukkan ke dalam bungkus kertas. Bungkus ini akan membuat pia jadi lebih awet dan terlihat unik. Anda bisa memborong aneka jenis pia mulai dari rasa orisinal seperti kacang hijau hingga rasa modifikasi seperti durian, cokelat, hingga keju yang dicari oleh banyak orang.

Harga satu bungkus pia cukup murah. Untuk isi 25 hanya dihargai Rp75.000 saja. Selain itu untuk rasa cokelat dan tangkwee juga dibanderol dengan harga relatif sama meski kemasannya lebih kecil. Pia Mangkok memiliki dua toko di Malang, pertama di Jalan Semeru dan yang kedua berada di kawasan Jalan Soekarno Hatta.

  1. Pangsit Mie Bromo Pojok

Olahan mie cukup menjamur di kawasan Malang. Setelah Hok Lay dan Gajah Mada, kini ada Bromo Pojok yang menyediakan menu mie terbaik. Ada mie dengan udang goreng nikmat dan saus yang sangat pedas, ada juga mie dengan topping jamur dan ayam. Terakhir, ada es campur khas Bromo Pojok yang berbentuk mirip gunung dengan siraman sirup dan juga topping buah-buahan.

Pangsit Mie Bromo Pojok terletak di Jalan Pattimura No. 53. Selain di sini, Anda juga bisa mendapatkan mie ini di pusat perbelanjaan di Malang seperti misalnya Malang Town Square. Olahan mie terbaik ini siap memanjakan Anda yang haus dengan kenikmatan kuliner Malang yang teksturnya lembut dan topping-nya juara.

Harga yang ditawarkan tempat kuliner ini mulai dari Rp20.000 untuk makanan dan Rp15.000 untuk minuman, cukup murah sehingga Anda bisa menikmati semua sajian hingga puas. Datanglah ke kedai ini mulai pukul 09.00-21.00 setiap harinya untuk membuktikan kelezatan masakannya.

  1. Depot Gang Djangkrik

Depot Gang Djangkrik

Satu lagi kedai yang menjual makanan sejak puluhan tahun silam. Namanya Depot Gang Djangkrik dan terletak di dua lokasi yang berbeda. Pertama di Letjen Sutoyo No. 136, Malang dan yang kedua di Jalan Soekarno-Hatta No 4-B. Dua tempat kuliner Malang ini menyajikan kuliner peranakan yang autentik dan juga nikmat.

Di Depot Gang Djangkrik yang buka dari pukul 09.00-21.00 ini, Anda bisa memesan aneka olahan mie pangsit. Selain itu juga ada bubur ayam tradisional yang rasanya akan membuat siapa saja jadi ketagihan dan ingin kembali datang ke sini. Harga makanan di kedai ini mulai dari Rp20.000-an saja. Untuk Anda yang hanya ingin menu-menu halal bisa datang ke cabang di Jalan Soekarno-Hatta.

  1. Bakso Bakar Pahlawan Trip

Bakso Bakar Pahlawan Trip

Olahan bakso masih menjadi primadona di kawasan Malang. Setelah Bakso Presiden yang letaknya berada di pinggir rel kereta api, kini juga ada bakso bakar yang terletak di Jalan Pahlawan Trip atau tidak jauh dari Gereja Besar Jalan Ijen.

Bakso bakar yang dijual di sini memiliki citarasa yang sempurna. Adonan daging yang dibuat bakso mampu menyerap bumbu kecap dan pedas yang digunakan saat bakso dibakar. Selanjutnya Anda bisa menyantap bakso ini secara langsung atau dengan kuah kaldu.

Harga bakso bakar di sini cukup murah. Satu porsi dengan isi 5 dibanderol mulai dari Rp15.000 saja. Anda bisa mencoba beberapa jenis bakso bakar sembari minum es teh atau jus yang disajikan di sana.

  1. Sate Bunul H. Paino

Sate Bunul H. Paino

Setelah sate landak dan biawak, Anda bisa menikmati sate kambing yang cukup legendaris dan terletak di kawasan Bunul, Malang. Kedai Sare Bunul H. Paino menjadi pilihan yang tepat untuk menikmati olahan daging kambing yang sama sekali tidak bau.

Kedai sate ini buka sejak tahun 1973. Selama puluhan tahun, sudah ribuan pelanggan yang datang untuk menyantap sate nikmat dan juga gulai yang memiliki rasa gurih dan juga kuah yang kaya dengan rempah ini. Sate Bunul H. Paino buka setiap hari mulai pukul 10.00 hingga 22.00 malam. Harga satu porsi hidangan di sini mulai dari Rp25.000, belum dengan minumannya. Saat ke Malang, jangan sungkan untuk mampir dan menyantap salah satu kuliner Malang yang paling tua ini.

  1. Soto Ayam Lombok

Dinamai Lombok karena kedai ini dahulunya berada di Jalan Lombok. Penjual pertama soto ini menggunakan pikulan dan menjajakan makanan ini pada tahun 1955 hingga akhirnya mendapatkan tempat di Jalan Sulawesi pada tahun 1965 dan bertahan hingga sekarang.

Soto ayam ini memiliki rasa yang nikmat dan cara penyajian yang cukup berbeda. Dalam kuah soto dimasukkan irisan kentang rebus yang cukup besar. Kendang ini menggantikan kentang goreng yang kerap ada di soto-soto di kawasan Jawa Timur.

Kuliner Malang ini buka pada pukul 08.00 dan tutup pada pukul 20.00. Anda bisa menjadikan menu ini sebagai teman sarapan atau makan siang yang nikmat, segar, dan juga menyehatkan.

  1. Es Tawon Kidul Dalem

Dahulu kala pada tahun 1950-an, kawasan Kidul Dalem, Malang memiliki kedai es yang kerap didatangi tawon. Kuah gula yang digunakan mengundang tawon untuk datang. Saat ini, tawon atau lebah itu memang sudah tidak ada, tapi kelezatan esnya tetap terjaga.

Saat ini, kedai kecil yang menjual es ini dikelola oleh anak cucu dari pembuat asli. Untuk rasa es yang disajikan, resepnya masih sama sehingga Anda tidak perlu khawatir dengan kualitasnya.

Harga satu porsi dari es campur tradisional ini sekitar Rp10.000 saja. Dengan nama besar dan rasa terbaik, harga ini tidak seberapa dan terbilang sangat murah. Anda harus mencobanya saat datang ke Malang.

  1. Warung Sate Gebug

Warung Sate Gebug

Sate Gebug buka pertama kali pada tahun 1920. Sejak saat itu, penjual tidak pernah berpindah tempat dan memiliki cabang. Anda bisa mendapatkan sate unik yang digebuk dulu sebelum dibakar ini di Jalan Jenderal Basuki Rahmad No. 113A Klojen Malang.

Buka setiap hari sejak pukul 08.00 hingga 16.30, Anda bisa merasakan sate yang rasanya masih orisinal sejak puluhan tahun silam. Resep satenya diturunkan dari generasi ke generasi sehingga tidak ada perubahan rasa. Harga satu porsi sate ini sekitar Rp25.000.

  1. TAMAN INDIE RESTO

Berlokasi di sepanjang Sungai Bango, Taman Indie Resto menawarkan sebuah pengalaman kuliner yang unik. Aneka resep dari penjuru Indonesia disajikan kembali dalam balutan suasana serta interior tradisional jawa, dengan view yang beragam pula, mulai dari pawon, kolam air, sawah ataupun pinggiran sungai. Tak lupa, alunan musik tradisional yang akan menemani setiap moment bersantap bersama keluarga maupun kolega, hanya di Taman Indie Resto – Kota Araya, Malang.

  1. RUMAH MAKAN INGGIL

 

Bagi Anda terutama yang suka berwisata kuliner di Kota Malang, tentu Rumah Makan Inggil sudah menjadi tempat yang tidak asing lagi bagi Anda. Yap, Rumah Makan Inggil merupakan salah satu rumah makan terkenal di Kota Malang yang hadir dengan menggabungkan konsep resto dan museum. Nuansa khas tempoe doeloe langsung terasa ketika memasuki bangunan resto sekaligus museum Inggil ini, berbagai benda-benda kuno seperti sepeda kuno, alat pemutar piringan hitam, telepon jadul, mesin ketik, mesin jahit dan radio tertata rapi dan terawat di berbagai sudut Rumah Makan Inggil. Bukan hanya itu, poster iklan jadul, kutipan-kutipan sejarah ditambah topeng malangan yang dipajang rapi juga semakin menambah kesan kuno seperti pada jaman Kolonial Belanda dahulu.

Sensasi tempoe doeloe di Rumah Makan Inggil Malang tidak hanya terpancar dari interior dan konsep bangunannya saja melainkan menu hidangan disini juga turut melengkapi kesan tempoe doeloe di Rumah Makan Inggil Malang. Berbagai menu hidangan unik tersaji disini, antara lain nasi jagung, aneka penyetan, sate ayam, rawon buntut, ikan segar dan ayam goreng/bakar, pecel terong, nasi goreng dan lain sebagainya. Jika ada masakan tradisional tentu minuman tradisional juga pasti ada disini, yakni diantaranya jamu kebon agung, wedang ronde, wedang jahe dan sinom. Untuk harganya sendiri Anda tidak perlu khawatir karena aneka menu yang disajikan di Rumah Makan & Museum Inggil cukup terjangkau yakni dipatok dari harga Rp.2500 sampai kisaran harga Rp.45.000. Sambil menikmati menu hidangan, lagu-lagu lama dan tembang-tembang jawa juga akan senantiasa menemani waktu bersantap Anda selama berada disana. Jika Anda datang pada hari yang tepat, terkadang ada pertunjukan Tari Topeng khas Malang di panggung khusus di Rumah Makan Inggil Malang yang tentunya pertunjukan ini sudah jarang dijumpai di tempat tempat umum.

  1. WARUNG WAREG BATU

Menyajikan berbagai masakan gurami yang unik dan tak ada duanya di Kota Malang. Didirikan pertama kalinya di Jl. Raya Kepuharjo 7 Karangploso Malang pada tahun 2008 oleh Bpk. Raim.

CS Online
Contact Us
ARWANA TOUR & TRAVEL

Jl. Simpang Raya Langsep 23 Malang telp fax 574593

Phone : ( 0341 ) 574588, 587985

Email : info@arwanatour.com

Hotline/Transport : 0819 4497 8989, 082 141406069 ( Mr Roy )

Visitor